cara mencegah stunting pada balita

9 Cara Mencegah Stunting Pada Balita Serta Penyebab & Resikonya

Posted on

9 Cara Mencegah Stunting Pada Balita – Taukah kamu apa itu stunting ? Menurut hellosehat, stunting merupakan sebuah gangguan tumbuh kembang yang membuat anak memiliki bentuk postur tubuh yang lebih pendek, serta jauh dari rata-rata kebanyakan anak lain diusia yang sama. Biasanya tanda-tanda dari stunting ini akan mulai terlihat disaat anak memasuki usia 2 tahun. Dan masalah ini terjadi disaat kurangnya asupan gizi untuk si anak saat dia masih berusia dibawah 2 tahun, baik itu karena kurangkan ASI ataupun MPASI.

Laporan dari riset kesehatan dasar mencatat angka stunting pada anak mengalami peningkatan dari tahun 2010 silam (35,6%) menjadi angka 37,2% ditahun 2013. Sehingga tak heran bahwa negara kita berada pada urutan ke 5 didunia sebagai negara dengan jumlah anak yang mengalami kondisi stunting terbanyak, dan fakta ini menjadi stunting darurat di Indonesia.

Baca Juga : 15 Cara Mengobati Sakit Gigi Pada Anak Secara Alami & Obat Apotik

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara mencegah stunting pada balita, anak-anak, hingga calon bayi pada seorang ibu hamil. Sekaligus memberikan informasi mengenai makanan untuk anak stunting, serta berbagai macam upaya pencegahan stunting. Dan mari kita mulai pembahasannya, silahkan disimak. Yuk lihat !!

Penyebab stunting

Berikut adalah beberapa penyebab stunting yang wajib kamu ketahui :

A. Kuranganya asupan nutrisi anak semasa bayi serta balita

B. Terbatasnya pelayanan kesehatan pada anak

C. Asupan nutrisi yang kurang untuk ibu hamil

D. Infeksi berulang (Kebiasaan mencuci tangan yang buruk, kekurangan air bersih, dll).

Resiko stunting pada balita dan anak

Sebanyak 1000 anak perharinya mengalami masalah stunting dini. Anak-anak dalam angka ini juga memiliki kemungkinan untuk mengalami masalah gangguan tumbuh kembang. Misalnya kemampuan belajar yang menjadi lebih lemak, anak kurang aktif dan produktif, dan bahkan hingga kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak disaat dewasa kelak. Tak hanya itu, anak-anak yang mengalami masalah stunting dan memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas, memberikan peningkatan terhadap resiko penyakit serius pada usianya yang masih kecil.

Cara mencegah stunting pada bayi semenjak masa kehamilan

cara mencegah stunting pada bayi

1. Penuhi asupan zat besi

Makanan untuk mencegah stunting yang pertama adalah makan dengan kandungan zat besi yang tinggi. Mengapa asupan ini penting ? Disaat anak tidak mendapatkan nutrisi zat besi yang cukup, maka tubuhnya akan mengambil asupan tersebut dari penyimpanan zat besi yang terdapat didalam tubuh, sehingga beresiko mengalami anemia.

Baca Juga : 23 Cara Mengatasi Rambut Lepek Dan Bau & Mengapa Rambut Cepat Bau ? Padahal Sering Keramas !

Selain itu menurut penelitian para ahli, anemia yang disebabkan kurangnya asupan zat besi di dalam dua trisemester pertama akan memberikan pengaruh peningkatan resiko sebanyak 2x lipat bayi lahir prematur, dan sebanyak 3x lipat berat badan bayi akan lebih rendah. Asupan ini bisa didapat dari ikan, unggas, serta daging merah.

Namun hindari asupan ati ayam/sapi/kambing, karena kandungan vitamin A yang tinggi kurang disarankan untuk kehamilan. Selain daging, zat besi juga bisa didapatkan dari sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian serta suplemen zat besi dengan dosis rendah (30 mg per harinya).

2. Cukupi nutrisi asam folat

Selain zat besi, peranan dari asam folat sangatlah penting disini, guna untuk perkembangan sumsum tulang bekalang bayi serta otaknya. Selain itu dengan mengkonsumsi nutrisi ini akan memberikan pengurangan resiko gangguan kehamilan sebesar 72%. Oleh sebab itu asam folat menjadi pencegah stunting pada balita, bayi dan anak-anak. Asam folat juga membantu dalam mencegah masalah cacat tabung saraf serta penyakit bawaan yang terjadi karena gagalnya perkembangan orga bayi seperti anencephaly dan juga spina bifida.

Nutrisi ini bisa kamu temui pada makanan daging unggas, kuning telur, jagung, melon jingga, tomat, pisang, buah bit, jeruk, alpukat, kacang panjang selada, lobak hijau, buncis, brokoli, selederi asparagus, bayam, gandum, biji bunga matahari, serta olahan gandum seperti pasta dan lainnya.

3. Lengkapi dengan suplemen iron-folid acid

Suplemen ini merupakan kombinasi antara asam folat dengan zat besi yang mana bisa memberikan efek baik terhadap bayi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Wanita atau ibu hamil yang mengkonsumsi ini menurut penelitian di nepal bisa membantu dalam meningkatkan pencegahan terhadap stunting sebanyak 14%, jika dibandingakan dengan para ibu yang tidak mengkonsumsi iron-folid acid atau IFA ini. Oleh sebab itu IFA menjadi salah satu cara pencegahan stunting yang bisa dilakukan oleh para ibu disaat masa kehamilan.

Baca Juga : 9 Manfaat Ikan Salmon Bagi Bayi & Apakah Salmon Bahaya Untuk Bayi ?

4. Berikan ASI ekslusif hingga anak berusia 6 bulan

Seorang ahli gizi yang berasal dari University of Hohenheim, Jerman, bernama Veronika Scherbaum mengungkapkan bahwa pemberikan ASI sangatlah memberikan peranan penting dalam mencegah serangan stunting pada anak. Semua itu dikarenakan didalam ASI terdapat kandungan gizi yang bersifat makro dan mikro, dimana sangat diperlukan oleh si kecil yang berusia 6 bulan. Selain itu juga disebutkan bahwa kandungan bernama protein whey serta kolostrum didalam ASI juga memiliki peranan penting dalam menjaga daya tahan tubuh bayi terhadap berbagai serangan penyakit.

Berdasarkan survei yang dilakukan di daerah Haiti serta India, menyimpulkan para ibu yang melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) disaat satu jam pertama setelah kelahiran anaknya memiliki resiko terkena stunting yang lebih rendah. Dah hal inilah yang menjadi landasan mengapa para bidan atau tenaga kesehatan lainnya selalu menyarankan para ibu untuk melakukan IMD ini.

5. Pastikan anak 6 usia bulan keatas asupan gizinya terpenuhi dengan MPASI

Disaat anak sudah memasuki usia 6 bulan, maka kebutuhan gizinya tentu saja akan semakin bertambah. Yang mana sebelumnya ASI bisa memenuhi asupan hariannya, sekarang ibu harus bisa mempersipakan makanan pendamping asi atau disebut juga dengan MPASI. Dimana makanan ini sangatlah diperlukan dalam menjaga zat gizi mikro dan makro untuk mengurangi resiko anak terkena stunsting.

Baca Juga : 14 Manfaat Buah Belimbing Bagi Ibu Hamil Serta Bahayanya !!

Menurut WHO, mereka merekomendasi fortifikasi (penembahan nutrisi kedalam makanan) sebnagai salah satu cara yang bisa dipilih dalam memenuhi kebutuhan dari nutrisi si kecil. Oleh sebab itu MPASI sangatlah berperan penting sebagai makanan untuk stunting dan menurunakn resiko terkena stunsting.

6. Selalu pantau pertumbuhan si kecil

Anak-anak yang mengalami masalah stunting akan memiliki fisik dengan postur tubuh yang lebih pendek ketimbang anak-anak diusia yang sama dengannya. Oleh sebab itu sangat penting sekali bagi kamu sebagai orang tua dalam memantau tinggi badan serta berat badan si buah hati secara rutin ke posyandu atau klinik-klinik anak. Hal ini bertujuan untuk bisa mengetahui lebih awal tentang apakah si kecil mengalami gangguan pertumbuhan atau tidak.

7. Jaga kebersihan lingkungan

Hal ini sangat perlu kamu pastikan sebagai orang tua, guna untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kondisi lingkungan yang tidak bersih bisa menjadi tempat yang sangat nyaman bagi kuman penyebab penyakit perkembang biak disana. Dan hal seperti ini tentu saja memberikan peningkatan resiko anak terinfeksi penyakit, misalnya saja diare. Menurut hasil studi yang dilakukan di Harvard Chan School, diare merupakan salah sati faktor ke3 dari penyebab anak mengalami stunting. Oleh sebab itu jagalah selalu kebersihan lingkunganmu, karena ini merupakan salah satu cara mencegah anak stunting.

Baca Juga : 32 Manfaat Jus Delima Untuk Kesehatan, Kecantikan & Kesuburan

Cara lain mencegah stunting pada anak

makanan untuk mencegah stunting

8.Imunisasi dasar
9.Air minum dan penuhi sanitasi layak

Itu tadi beberapa pembahasan mengenai cara mencegah stunting pada balita, penyebab stunting, makanan untuk mencegah stunting serta resiko stunting pada balita dan anak. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam menemukan informasi yang sedang kamu cara. Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : 32 Manfaat Buah Tin Untuk Kesehatan & Kecantikan, Serta Cara Makannya

SUMBER:
https://www.awalsehat.nestle*co*id/cegah-stunting-sejak-dini-dengan-mencukupi-kebutuhan-gizi-si-kecil#
https://www.friso*co*id/artikel/gejala-penyebab-dan-cara-mencegah-stunting-pada-si-kecil
http://www.parenting*co*id/balita/mencegah-stunting-sejak-dini
https://lifestyle.sindonews*com/read/1292533/155/tiga-langkah-untuk-mencegah-stunting-pada-anak-anak-1521961864
https://www.nutriclub*co*id/kategori/balita/kesehatan/pahami-lebih-lengkap-seputar-stunting-pada-balita/
https://tipsgizi*com/2016/05/24/penyebab-dan-cara-mencegah-tubuh-pendek-pada-anak/
https://parentalk*id/cara-mencegah-stunting/
http://surabaya.tribunnews*com/2018/07/17/ini-cara-cegah-stunting-pada-bayi
https://www.republika*co*id/berita/nasional/umum/18/01/27/p3704y396-mencegah-stunting-sedini-mungkin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *