ciri penyakit jantung pada remaja

10 Gejala Penyakit Jantung Usia Muda + Penyebabnya !!

Posted on

10 Gejala Penyakit Jantung Usia MudaPenyakit jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang menjadi penyumbang kematian terbesar didunia. Dan biasanya penyakit yang satu ini sering kali ditandai dengan adanya gangguan pada jantung, seperti misalnya gangguan pada katup jantung, irama jantung, dan pembuluh darah, dimana semua itu disebabkan oleh adanya kebiasaan yang kurang sehat ataupun karena bawaan sejak lahir. Sering kali banyak orang berfikir bahwa penyakit jantung ini biasanya menyerang orang-orang yang berusia lanjut.

Akan tetapi faktanya menurut survei yang dilakukan pada tahun 2013 silam, menemukan sebuah fakta bahwa terjadi peningkatan jumlah pasien yang mengalami masalah penyakit jantung pada usia yang kurang dari 45 tahun. Lalu apa saja gejala penyakit jantung usia muda ini ? Kali ini Yuklihat.com akan membahasnya, silahkan disimak infonya dibawah ini.

Baca Juga : 15 Makanan Yang Dihindari Saat Malam Hari

Gejala Penyakit Jantung Usia Muda

serangan jantung usia 20

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau yang lebih dikenal dengan nama hipertensi merupakan sebuah gangguan yang meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit kardiovaskular. Mendeteksi masalah hipertensi semenjak dini akan sangat sulit dilakukan karena hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis kelamin, tinggi badan dan juga umur. Tekanan darah sistolik yang normal pada bayi serta balita pada umumnya berada di 80-110, lalu untuk usia anak-anak adalah sekitar 85-120, remaja di 95-140. Seorang anak dikatakan mengalami masalah hipertensi apabila si anak tersebut konsisten memiliki tekanan darah mendekati batas atas atau lebih tinggi dari batas normal yang sudah ada.

Hal ini dilakuka pengukuran sebanyak tiga kali dalam waktu yang berbeda-beda. Umumnya jenis hipertensi primer sering kali ditemukan pada usia remaja dan juga memiliki faktor resiko yang sama pada umumnya seperti obesitas, pola dari konsumsi dan gaya hidup si anak yang kurang sehat. Namun akan tetapi pada usia anak-anak atau usia yang lebih muda terdapat beberapa kemungkinan terkena masalah hipertensi sekunder seperti misalnya karena penyakit ginjal, gangguan pada endoktrin, kelainan pada jantung bawaan, efek samping obat, tekanan pada intracranial, dan juga racun.

Masalah hipertensi pada usia muda sering kali tidak menimbulkan gejala-gejala yang akut, namun juga bisa menimbulkan beberapa gejala seperti mimisan, sakit kepala, serta penurunan kemampuan akademis serta olahraga. Jika tidak segera diatasi maka masalah hipertensi baik itu yang primer ataupun sekunder bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada pembuluh darah lebih cepat. Dan semua ini bisa berdampak pada sistem saraf pusat (stroke), gangguan pada fungsi jantung, dan juga masalah gagal ginjal saat usia dewasa.

2. Hiperkolesterolemia

Tingginya kadar dari kolesterol didalam darah merupakan salah satu awal dari masalah pada perkembangan penyakit jantung koroner. Dan hal ini sering kali tanpa disadari sudah dimulai pada usia yang masih sangat muda. Peningkatan dari kadar kolesterol sudah dapat terlihat disaat anak memasuki usia remaja yakni sekitar 9-11 tahun, dan biasanya akan semakin meningkat pada usia remaja akhir yakni 17-21 tahun. Masalah Hiperkolesterolemia pada anak-anak mungkin akan terjadi apabila :

  • Mengalami kegemukan
  • Terdapatnya riwayat penyakit jantung pada orangtua
  • Tekanan darah yang berada diatas normal di usianya
  • Memiliki diabetes
  • Merokok atau terpapar asap rokok

Penanganan terhadap kolesterol pada anak sangatlah diperlukan untuk mencegah terjadinya masalah jantung semenjak dini. Oleh sebab itulah jika seandainya anak sudah memiliki faktor resiko, maka disarankan untuk memeriksakan kadar dari kolesterolnya yakni pada usia anak-anak (dibawah 10 tahun) serta awal dan akhir usia remaja. TC atau kadar kolesterol total yang aman bagi anak adalah kurang dari 170mg/dL.

Dan jika kadar TC nya sekitar 170-199mg/dL diperlukan untuk dilakukan pemeriksaan berulang, sedagkan jika kadar TC>200mg/dL maka diperlukan untuk pemeriksaan labjut dan konsumsi obat. Walaupun begitu sangat diutamakan untuk perbaikan pada pola makan dan juga pola aktivitas jika seandainya anak kamu mengalami resiko hiperkolesterolemia.

Hal ini sangat wajib dilakukan untuk pengurangan asupan lemak, karbohidrat dan juga gula dari asupkan harian si anak. Dan sebagai gantinya kamu bisa memberikan asupan serat, protein, vitamin dan juga mineral terutama yang berasal dari buah dan sayur.

Baca Juga : 10 Manfaat Tidur Bersama Bayi Bagi Mental & Fisik Untuk Ibu & Anak

3. Arterosklerosis

Masalah Arterosklerosis bisa terjadi karena tidak terkendalinya kadar kolesterol didalam darah yang pada akhirnya menimbulkan plak yang berada di pembuluh darah. Dan perkembangan arterosklerosis cenderung lebih lama, namun tetap saja dapat dimulai pada usia yang masih sangat muda. Faktor resiko dari masalah arterosklerosis ini pada anak pada umumnya hampir sama dengan resiko masalah hiperkolesterolemia pada anak-anak.

Namun setiap kali faktor resiko seperti misalnya, hipertensi, obesitas, dan gaya hidup tak sehat akan mempercepat kerusakan pada pembuluh darah. Arterosklerosis di usia muda merupakan pemicu utama dari penyakit stoke dan jantung pada individu yang dewasa nantinya yakni sekotar retang 20-30 tahun. Kadar dari kolesterol darah yang abnomrmal pada anak merupakan salah satu petanda dari perkembangan arterosklerosis. Berikut ini adalah hasil pemeriksaan kolesterol abnormal yang memerlukan penanganan segera :

  • Kadar kolesterol LDL > 130mg/dL
  • Kadar kolesterol total (TC) > 200mg/dL
  • Kadar kolesterol HDL < 40mg/dL
  • Kadar trigliserida (TG) > 130mgdL

Biasanya penangana terhadap masalah kadar kolesterol abnormal pada anak bisa dilakukan secara bertahap, seperti berikut ini.

  • Perubahan pola makan dan juga akvitas – Menekan konsumsi dari lemak harian, karbohidrat dan juga gula yang berlebih serta lebih banyak untuk memberikan protein ikan, buah dan juga sayur. Anak juga dianjurkan untuk selalu aktif sekitar 30-60 menit dalam sehari atau sekitar 4-6 hari dalam seminggu. Langkah ini sebaiknya dilakukan secara perlahan-lahan namun tetap konsisten karena harus dilakukan dalam jangka waktu yang lama.
  • Suplementasi – Dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dari nutrisi omega-3 dan serat yang berguna untuk mengendalikan kadar kolesterol LDL. Selain itu anak juga harus tetap dianjurkan untuk memperoleh serat dari buah dan sayur serta kandungan omege-3 dari ikan berminyak.
  • Pemberian obat – Umumnya dokter akan memberikan obat dengan jenis Statin namun upaya ini dilakukan bukan untuk mengatasi arterosklerosis akan tetapu hanya untuk mengendalikan faktor resikonya saja. Pemberikan obat merupakan langkah terakhir yang dilakukan jika perbaikan gaya hidup dan juga pemberikan suplementasi setelah kurang lebih 6-12 bulan tidak membantu dalam menurunkan kadar kolesterol total atau kadar dari trigliserida yang terlalu tinggi.

4. Sesak di dada

Masalah sesak di dada yang disertai dengan rasa terbakar merupakan salah satu tanda dari adanya masalah pada jantung kamu. Bahkan bisa dibilang bahwa gejala ini menjadi gejala paling umum dari masalah jantuing. Disaat kamu sering mengalami masalah ini, maka tak perlu banyak berfikir segeralah untuk melakukan pemeriksaan diri ke dokter.

5. Mudah mengalami lelah

Salah satu gejala atau tanda penyakit jantung yang juga dialami oleh mereka diusia muda ialah gampangnya mengalami kelelahan. Gejala lelah ini sering terjadi tanpa adanya alasan yang jelas. Dan biasanya gejala ini terjadi atau munci disaat satu bulan sebelum serangan jantung dialami oleh si penderita.

Baca Juga : 26 Makanan Penambah Darah Secara Alami

6. Gampang meriang

Tubuh yang meriang sering kali dirasakan banyak orang disaat dia sedang mengalami masalah flu atau pilek. Akan tetapi jika seandainya kamu mengalami masalah gampang meriang ini namun tanpa alasan yang jelas, bisa jadi ini salah satu tanda adanya masalah di jantungmu. Hal ini terjadi karena jantung tidak dapat menerima cukup oksigen, sehingga hal tersebut memberikan pengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh

7. Bengkak

Jika seandainya kamu melihat pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti perut, kaki atau bahkan tangan tanpa sebab yang jelas. Mungkin kamu harus lebih memperhatikan hal ini. Pasalnya terjadinya bengkak ini sering kali menjadi tanda awal dari serangan jantung. Pembengkakan ini terjadi karena jantung tidak dapat melakukan pemompaan darah dengan baik.

8. Sesak nafas

Kinerja dari jantung yang melemah, maka akan membuat terjadinya penghambatan terhadap suplai darah ke paru-paru si penderita secara tidak maksimal. Oleh sebab itulah si penderita sering mengalami masalah sesak nafas padahal dia tidak memiliki riwayat penyakit pernapasan.

9. Mudah pusing

Sering mengalami pusinh juga menjadi petanda adanya masalah pada jantung kamu. Hal ini terjadi karena adanya masalah yang menyebabkan kinerja jantung menjadi melemah, yang kemudian tidak bisa memasok darah ke otak dengan baik. Sehingga hal ini membuat si penderita mengalami rasa pusing.

Baca Juga : 11 Makanan yang Perlu Dihindari Bagi Penderita Diabetes

10. Mual

Tanpa banyak disadari oleh banyak orang, ternyata mual juga menjadi tanda awal dari masalah serangan jantung. Dan apabila kamu mengalami mual ini yang sering disertai dengan rasa mulas dan berlangsung secara konstan maka segeralah untuk melakukan pemeriksaan kedokter.

Penyebab Penyakit Jantung Usia Muda

penyebab penyakit jantung remaja

Sebagai tambahan berikut ini adalah beberapa penyebab masalah penyakit jantung pada usia muda. Apa saja penyebabnya ? Silahkan disimak

  • Kebiasaan merokok
  • Kelebihan berat badan (Obesitas)
  • Riwayat penyakit jantung dari anggota keluarga
  • Penyakit Autoimun
  • Long QT Syndrome (Sindrom pada ritme denyut jantung)
  • Struktur jantung yang abnormal
  • Commotio cordis (Penyakit karena pukuran keras di dada)
  • Alkohol

Itu tadi beberapa informasi terkait dengan gejala penyakit jantung usia muda dan juga gejala penyakit jantung usia muda. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam menemukan informasi yang sedang kamu cari. Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.

SUMBER:
https://www.merdeka*com/sehat/sejumlah-gejala-yang-bisa-menjadi-pertanda-adanya-masalah-jantung-di-usia-muda.html
https://hellosehat*com/hidup-sehat/tips-sehat/3-tanda-berkembangnya-penyakit-jantung-di-usia-muda/
https://www.idntimes*com/health/fitness/eka-amira/7-penyebab-penyakit-jantung-di-usia-muda-yang-perlu-kamu-waspadai-exp-c1c2/full
https://www.halodoc*com/kenali-penyebab-ciri-penyakit-jantung-di-usia-muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *