5 gangguan pendengaran

Yuklihat, 5 Jenis Gangguan Pendengaran Yang Sering Terjadi !

Posted on

5 Jenis Gangguan Pendengaran Yang Sering Terjadi – Menjadi sebuah hal wajar disaat kemampuan pendengaran seseorang menjadi menurun seiring dengan bertambahnya usia. Namun akan tetapi jika kamu tidak terlalu memperhatikan kesehatan telinga semenjak dini, bukan tidak mungkin nantinya kamu akan mengalami gangguan pendengaran disaat usia yang masih muda. Hal ini dikarenakan pada dasarnya gangguan telinga bisa menyerang siapa saja, dan tak hanya orang lansia.

Walaupun obat serta operasi yang dilakukan hampir bisa mengatasi permasalahan pada pendengaran. Namun jika masalah pendengaran sudah bersifat permanen, maka satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan alat bantu pendengaran. Supaya lebih bisa mengenal dan bisa mencegahnya, berikut ini yuklihat.com sudah merangkumnya untuk kamu tentang jenis-jenis gangguan telinga yang wajib kamu ketahui. Apa saja itu ? Silahkan disimak berikut ini.

Baca Juga : Yuklihat,15 Cara Diet Untuk Usia 40 Tahun

Jenis Gangguan Telinga Yang Wajib Diketahui

macam macam gangguan pendengaran

1. Gangguan konduktif

Gangguan pendengaran jenis ini biasanya terjadi karena getaran suara yang dihasilkan tidak bisa masuk kedalam bagian telinga dalam. Dan kondisi ini biasanya terjadi karena adanya gangguan pada bagian yang bernama ossicles (malleus, stapes, dan incus) atau bagian lainnya di telinga yang menghambat terjadinya aliran suara yang akan menuju ke koklea. Masalah gendang telinga yang tidak bisa menggetarkan gelombang suara dengan benar juga bisa menjadi penyebab dari tuli konduktif ini. Selain itu berikut ini adalah penyebab lainnya.

  • Kotoran telinga yang menumpuk – Telinga kita yang menghasilan lilin yang berbau, dan lilin ini membuat telinga gatal disaat sudah tersedia dalam jumlah banyak. Dan cara membersihkannya menggunakan cotton buds, hanya akan memberikan dorongan kearah dalam, dan membuat kotoran tesebut menjadi menumpuk serta menggumpal. Sehingga dari sana akan menghalangi suara yang akan masuk.
  • Swimmer’s ear – Atau telinga yang kemasukan air akan membuat telinga menjadi lembab dan pada akhirnya menimbulkan infeksi. Kondisi yang seperti ini biasa dikenal dengan istilah otitis eksterna. Infeksi ini akan menyebabkan terjadinya pembengkakan sehingga akan mengganggu pendengaran kamu.
  • Telinga tersumbat – Potongan kapas dari cotton buds yang kamu gunakan bisa saja lepas dan tertinggal didalam telinga. Sehingga hal ini bisa menyebabkan telinga menjadi tersumbat, dan suara yang masuk menjadi kurang terdengar.
  • Adanya cairan di telinga tengah – Masalah seperti alergi, flu, infeksi telinga atau penyakit pada saluran pernapasan lainnya juga bisa menyebabkan ini. Hal ini terjaid karena cairan menumpuk dan mengganggu kerja dari tabung eustachius yang harusnya bekerja dengan cara membuka dan menutup.
  • Cacat – Saluran telinga luar yang tidak sempurna semenjak lahir bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada pendengaran. Kondisi yang seperti ini disebut dengan nama atresia dan bisa diatasi dengan cara melakukan operasi rekontruksi telinga.
  • Otosklerosis – Pertumbuhan bentuk tulang yang tidak dengan norma dibagian tengah telinga seseorang bisa menyebabkan telinga menjadi tidak responsif serta tidak bergetar. Akibatnya, kamu tidak bisa mendengar suara dengan baik.
  • Cholesteatoma – Tumor jinak yang tumbuh dibagian telinga tengah bisa menyebabkan terjadinya infeksi telinga berulang. Jika tumor yang ada berjumlah lebih dari satu, maka kondisi seperti ini bisa merusak telinga dan menyebabkan gangguan pada pendengaran.

2. Ganggaun sensorineural

Gangguan pendengaran jenis ini adalah gangguan yang paling umum terjadi. Dan jika kamu memiliki kondisi seperti ini, suara akan menjadi sulit terdengar serta tidak jelas. Masalah ini terjadi pada bagian telinga tengah dalam, saraf pada koklea, atau bahkan gangguan pada silia (rambut kecil didalam telinga). Jenis gangguan bernama sensorineural ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal dibawah ini.

Baca Juga : 8 Makanan Sehat Ibu Hamil Trisemester 1 + 5 Makanan Pantangan !!

  • Penuaan – Semakin tua usia seseorang, kemampan telinganya juga akan semakin menurun Kondisi yang seperti ini disebut dengan nama presbiakusis.
  • Trauma akustik – Kondisi ini terjadi karena adanya paparan dari suara keras yang begitu lama. Lingkungan yang begitu bising seperti suara bunyi mesih, musik yang keras, atau berbagai jenis suara keras lainnya bisa menyebabkan peningkatan kerusakan pada telinga.
  • Penyakit autoimun yang menyerang telinga bagian dalam – Kelain pada sistem imun seseorang juga bisa memberikan pengaruh terhadap kesehatan telinganya. Kondisi ini bisa memperburuk kesehatan telinga sehingga terjadinya bindeng atau berdengung.
  • Penyakit meniere – Kondisi kronis seperti ini bisa menyebabkan gangguan pada pendengaran, seperti misalnya tinnitus atau gejala vertigo.
  • Perubahan tekanan udara yang mendadak – Kegiatan-kegiatan seperti naik pesawat, scuba diving, atau terjun payung bisa memberikan peningkatan terhadap risiko kerusakan dari saraf telinga bagian dalam. Disaat mendarat atau kembali kedarat, maka cairan telinga bagian dalam bisa bocor, bergeser atau bahkan pecah.
  • Neuroma akustik – Tumor non-kanker ini bisa juga mempengaruhi masalah saraf yang memberikan sinyal suara ke bagian telinga dalam serta otak. Pendengaran yang terganggu menjadi tanda awal dari kondisi ini.

3. Gangguan kombinasi

Gangguan pendengaran kombinasi merupakan gabungan dari masalah pendengaran konduktif serta sensorineural. Orang yang seperti ini biasanya akan mengalami masalah pendengaran sensorineural terlebih dahulu. lakukan seiring dengan berjalannya waktu jika tanpa ada perawatan, maka gangguan pendengaran akan semakin buruk dan menimbulkan masalah gangguan konduktif.

4. Gangguan simetris dan asimetris

Masalah gangguan simetris terjadi disaat kedua telinga mengalami masalah derajat penurunan kemampuan dari mendengar yang sama. Sedangkan untuk asimetris terjadi disaat derajat penurunan kemampuan pendengaran berbeda antara kedua telinga. Kondisi seperti sangat memungkinkan jika si penderita mengalami benturan di salah satu sisi dari telinga saja.

Baca Juga : 10 Manfaat Kubis Untuk Kulit, Kesehatan & Rambut

5. Gangguan progresif atau mendadak

Jika kamu mengalami masalah pendengaran yang mana, semakin lama masalah tersebut semakin buruk, artinya kamu mengalami masalah gangguan progresif. Gangguan ini terjadi secara bertahap mulai dari yang ringan hingga akut. Dan jika seandainya kamu tiba-tiba saja tidak bisa mendengar artinya kamu mengalami tuli mendadak. Dan harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin guna untuk memastikan penyebabnya.

Itu tadi beberapa jenis gangguan pendengaran yang wajib kamu ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam menemukan informasi yang sedang kamu cari. Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.

SUMBER :
https://hellosehat*com/hidup-sehat/fakta-unik/jenis-gangguan-pendengaran/
https://www.halodoc*com/5-jenis-gangguan-pendengaran-yang-perlu-diketahui-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *