manfaat bermain game untuk kesehatan mental

12 Manfaat Bermain Game Untuk Kesehatan

Posted on

12 Manfaat Bermain Game Untuk Kesehatan – Sering kali video game dianggap sebagai sebuah masalah, terutama oleh para orangtua. Hal ini dikarenakan tidak sedikit anak-anak hingga para remaja yang kecanduan akan bermain game. Dan bahkan di Amerika Serikat sendiri seperti yang dilansirkan oleh Engadget yang kamu kutip dari idntimes.com sebanyak kurang lebih 8,5 persen anak usia delapan sampai 18 tahun di Amerika Serikat mengalami kecanduan akan hal ini.

Namun ternyata dibalik fakta ini, ternyata ada manfaat yang cukup baik untuk kesehatan manusia. Apa sajakah manfaat bermain game untuk kesehatan ? Pada kesempatan kali ini Yuklihat.com akan memberikan informasi tersebut, silahkan disimak dibawah ini.

Baca Juga : 11 Cara Mengatasi Kulit Kering Megelupas Pada Bayi Secara Alami

12 Manfaat Bermain Game Untuk Kesehatan

manfaat bermain game untuk kesehatan fisik

1. Terapi penyakit kronis untuk anak-anak

Penelitian yang dilakukan oleh The University of Utah, memberikan hasil yang cukup mengejutkan tentang efek dari video game terhadap anak-anak yang didiagnosa terkenal penyakit kronis seperti autisme, parkinson dan depresi. Yakni anak-anak yang memainkan game tertentu menunjukkan tanda-tanda perbaikan didalam ketahanan dan juga daya juang dalam menghadapai penyakit mereka dibandingkan pada saat mereka tidak bermain game.

2. Meningkatkan kemampuan motorik anak prasekolah (3-5 tahun)

Peneliti dari Deakin University, Melbourne, Australia menyatakan bahwa tidak ada pengaruh apa-apa disaat membiarkan anak usia empat tahun bermain video game didepan televisi. Penelitian tersebut melibatkan sebanyak 53 anak-anak balita yang diamati perkembangannya. Dari pengamatan tersebut ditemukan hasil bahwa mereka yang sering memainkan “game interaktif” akan memiliki kelebihan dalam keterampilan motorik terhadap objek yang lebih baik dari pada mereka yang tidak memainkan game.

3. Mengurangi stress dan depresi

2009’s Annual Review of Cybertherapy and Telemedicine telah menemukan sebuah fakta tentang gamers yang memiliki masalah kesehatan mental, seperti misalnya depresi dan juga stress. Dimana semua itu bisa dilampiasan dengan cara memainkan game. Didalam studi ini juga memberikan hipotesis bahwasanya permainan tertentu bisa memungkinkan mereka untuk bisa menghindari stress dalam tingkat tertentu. Sehingga hal tersebut bisa membantu mereka dalam menenangkan pikirannya.

Baca Juga : 7 Makanan Berserat Untuk Bayi Yang Perlu Diberikan Dalam MPASI

4. Memberikan Efek Penghilang Rasa sakit

Video game ternyata tak hanya mampu dalam mengurangi rasa sakit secara emosional saja, namun juga bisa untuk orang yang menderita sakit secara fisik. Salah seorang psikolog yang berasal dari University of Washington sudah mengembangkan sebuah permainan yang bisa membantu pasien rumah sakit yang sedang menderita penyakit secara fisik.

5. Meningkatkan Penglihatan

Mungkin kebanyakan orang mendengar bahwa jika terlalu lama duduk didepan TV sangat tidak baik untuk mata. Namun akan tetapi ada psikolog bernama dr. Dephen Maurer mengembangkan Visual Development Lab of Ontario’s McMaster University, menemukan sebuah hasil yang berbeda. Dia mengungkapkan bahwa orang yang menderita katarak dapat meningkatkan oenglihatannya dengan cara memainkan game tembak-tembakannya seperti Call of Duty, dan Medal of Honor. Permainan ini sendiri pada dasarnya sangat membutuhkan jumlah pelatihan, perhatian, dan adrenalin yang cukup tinggi.

6. Meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan

Pemainan game terkadang juga membutuhkan reaksi yang sangat cepat seperti dalam sepersekian detik guna untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat terkait dengan hidup dari tokoh virtual didalam game itu. Para ahli saraf kognitif yang berasal dari University of Rochester di New York, menemukan sebauh fakta, dimana bermain game juga bisa memberikan efek banyak permainan pada otak guna untuk secara cepat menyimpulkan informasi.

Baca Juga : 20+1 Cara Cepat Meredakan Nyeri Otot Usai Olahraga

7. Memberikan kebahagian di usia tua

Para ahli yang berasal dari North Carolina State University sudah meneliti hubungan antara bermain game dengan kesejahteraan mental si pemain. Seperti yang diungkapkan oleh peneliti dari PsychCentral Rick Nauert, bahwa mereka yang senang bermain video game memiliki tingkat kebahagian yang lebih tinggi, sedangkan mereka yang tidak bermain justru memiliki emosi negatif seperti depresi.

8. Membantu penderita disleksia

Disleksia adalah sebauh gangguan belajar yang cukup banyak dialami oleh anak-anak. Biasanya para penderitanya akan mengalami kesulitan dalam membaca karena kurangnya kemampuan dalam mengidentifikasi kata-kata yang diucapkan. Dan para ilmuan percaya bahwa sulitnya perhatian adalah salah satu komponen kunci dari gangguan ini. Seperti dilansirkan oleh Mental Floss, sebuah studi menunjukkan bahwa video game bisa memberikan efek meningkatkan pemahaman membaca bagi para penderita disleksia. Hal ini karena permainan tersebut membutuhkan fokus yang intens sehingga bisa memberikan pacingan bagi mereka guna untuk lebih dapat berkonsentrasi.

9. Meningkatkan kemampuan memori

Studi yang dilakukan pada tahun 2015, didalam The Journal of Neuroscience meneliti sebanyak 69 peserta dalam meminta setengahnya untuk bermain video game, dengan judul Super Mario 3D. Sedangkan sisanya tidak memainkan apa-apa. Dan hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang yang bermain video game memiliki memori yang lebih kuat dari pada mereka yang tidak memainkan game. Dari penelitian tersebut juga memberikan keseimpulan, bahwa memainkan game, terutama untuk game dengan tampulan 3D bisa menstrimulasi otak agar lebih baik.

Baca Juga : 10 Cara Menghilangkan Biang Keringat di Muka Secara Alami + (Penyebab, Gejala, Jenis, Cara mencegahnya)

10. Tetris untuk meredakan trauma

Tetris merupakan salah satu game yang sudah cukup banyak dikenali yang mana sering kali dijadikan game untuk mengisi waktu luang. Namun sekelompok peneliti sudah membuktikan bahwa game tetris bisa membantu dalam mengatasi trauma. Mereka meminta 37 pasien kecelakaan lalu lintas guna untuk memainkan tetris sekitar 20 menit lamanya. Sedangkan 34 pasien lainnya tidak bermain game tersebut. Dan hasilnya menunjukkan bahwa pasien yang bermain tetris memiliki ingatan traumatis 62 persen lebih sedikit jika dibandingkan orang yang tidak bermain.

11. Video game bisa meningkatkan keseimbangan pada pasien multiple sclerosis

Multiple sclerosis (MS) Merupakan sebuah kelainan pada kondisi imun yang memberikan pengaruh terhadap sel sarassf pusat, yakni pada bagian tulang belakang dan juga otak manusia. Karena kelainan ini menyerang saraf, sering kali pasien mengalami yang namanya masalah pada keseimbangannnya. Seperti yang dilansirkan oleh Mental Floss yang dikutip dari idntimes.com, sebauh studi menunjukkan bahwa adanya efek terapi dari video game terhadap pasien MS. Mereka yang sering bermain game mengalami peningkatan pada keseimbangannya. Hal ini karenakan permainan bisa membantu seseorang untuk beraktivitas secara fisik.

12. Meningkatkan kemampuan otak

Video game terbukti tak hanya membuat para pemainnya menjadi lebih bodoh, namun malahan sebaliknya. Seperti penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Molecular Psychiatry pada tahun 2014 silam. Didalam penelitian tersebut membuktikan bahwa bermain video game bisa meningkatkan ukuran dari beberapa bagian pada otak. Diantaranya yaitu bagian yang bertanggung jawab untuk orientasi spasial, perencanaan strategis, pembentukan memori, dan keterampilan motorik.

Itu tadi beberapa informasi terkait dengan 12 Manfaat Bermain Game Untuk Kesehatan, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu dalam menemukan Informasi yang sedang kamu cari. Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.

SUMBER :
https://www.idntimes.com/health/fitness/izza-namira-1/manfaat-kesehatan-bermain-video-game/full
https://techno.okezone.com/read/2013/03/11/92/774174/7-manfaat-bermain-video-game-untuk-kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *